Mei 25, 2026

Ketua DPRD Lampung Dorong Optimisme dan Penguatan Ekonomi Desa

Oplus_131072

Bandar Lampung, wartajos. com. IJP Lampung menggelar podcast dengan menghadirkan Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., dalam rangka membahas kondisi ekonomi nasional serta penguatan ekonomi desa, di Bandar Lampung, Selasa (19/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Giri menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi nasional saat ini diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan desa melalui berbagai program strategis pemerintah. Menurutnya, pemerintah pusat terus berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan ekonomi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Ia mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya membangun optimisme masyarakat desa di tengah dinamika ekonomi global maupun nasional. Pemerintah, kata dia, sedang menjaga arah pembangunan ekonomi agar tetap berjalan dan dirasakan masyarakat, baik dari sisi ekonomi mikro maupun makro.

Menurut Giri, pemerintah saat ini tengah membangun ekosistem ekonomi desa melalui sejumlah program nasional, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penguatan KDMP sebagai bagian dari pemerataan pembangunan. Karena itu, masyarakat desa perlu terus didorong untuk tetap optimistis dan fokus pada penguatan sektor produktif di daerah masing-masing.

Ketua DPRD Lampung itu juga mengungkapkan, berdasarkan hasil turun lapangan ke sejumlah desa di Lampung, kondisi distribusi pupuk saat ini dinilai lebih baik dibanding sebelumnya. Harga pupuk mulai terkendali dan stok tersedia untuk petani

Ia juga menyebut Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah mendorong agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat bermitra dengan KDMP dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, penguatan sektor industri juga menjadi faktor penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, DPRD Lampung terus mendorong pengembangan kawasan industri agar mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Pihaknya menargetkan hasil pembangunan daerah dapat semakin dirasakan masyarakat pada pertengahan RPJMD tahun 2027.

Ia menambahkan pembangunan ekonomi daerah tidak bisa hanya dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Karena itu, DPRD Lampung juga mendorong penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan berbagai stakeholder lainnya ikut menjadi bagian dalam rantai pasok Program MBG agar implementasinya berjalan optimal di daerah.

Di akhir pernyataannya, Giri mengimbau masyarakat Lampung untuk tetap optimistis terhadap arah pembangunan nasional dan turut aktif mengawasi pelaksanaan program pemerintah di lapangan. Menurutnya, proses pembangunan nasional saat ini berjalan ke arah yang lebih baik dan perlu terus didukung bersama (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *