DPRD Lampung Dukung Kolaborasi Pendidikan dan Dunia Usaha
Bandar Lampung, wartajos.com. DPRD Provinsi Lampung mendukung penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperluas peluang kerja bagi generasi muda Lampung. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., yang hadir dalam kegiatan bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., pada Sabtu (22/8/2026).
DPRD Lampung menilai penguatan pendidikan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi lintas sektor juga dinilai dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan, inovasi, investasi, dan penciptaan lapangan pekerjaan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pendidikan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan menjadi bagian penting dalam pengembangan SDM Lampung.
Menurutnya, pemerintah memiliki kewenangan membuat kebijakan dan membuka ruang pembangunan. Perguruan tinggi berperan menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, serta SDM, sementara dunia usaha membuka peluang investasi dan lapangan pekerjaan. Masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan.
“Kalau empat kekuatan ini kita satukan, saya yakin dampaknya akan jauh lebih besar. Inilah kolaborasi yang ingin kita bangun di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Mirza menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung terbuka berkolaborasi dengan APTISI dan seluruh perguruan tinggi swasta untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan masa depan.
“Kami siap berkolaborasi, siap bekerja sama, dan siap bersama-sama mempersiapkan generasi muda Lampung untuk menyongsong masa depan Indonesia,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, DPRD Provinsi Lampung mendorong agar kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dapat diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat langsung, terutama dalam peningkatan kompetensi generasi muda dan perluasan kesempatan kerja.
DPRD Lampung juga menegaskan dukungannya terhadap penguatan pendidikan yang berorientasi pada keterampilan, inovasi, dan kebutuhan dunia kerja sebagai bagian dari upaya membangun SDM Lampung yang lebih siap menghadapi perubahan.
Mirza mengajak seluruh pihak tidak sekadar menunggu perubahan, tetapi turut merancang dan menjadi bagian dari perubahan tersebut.
“Mari kita bersama-sama mendesain masa depan. Bukan hanya menunggu perubahan, tetapi menjadi bagian dari perubahan tersebut,” pungkasnya. (HS)